Upacara Peringatan HUT RI ke 81 Tingkat Kecamatan Jatibarang
Kecamatan Jatibarang menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 dengan penuh khidmat dan semangat nasionalisme yang tinggi. Kegiatan yang menjadi bagian penting dari penanaman nilai Bela Negara ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan instansi di wilayah Kecamatan Jatibarang. Kehadiran para peserta dalam upacara ini menunjukkan kekompakan dan sinergi yang kuat dalam memperingati hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Upacara peringatan ini dihadiri secara langsung oleh para siswa dan guru, petugas dari puskesmas, jajaran perangkat desa, serta segenap unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Jatibarang. Kehadiran seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan ini menegaskan komitmen bersama untuk menjaga persatuan dan kesatuan di tingkat kecamatan. Bertindak sebagai inspektur upacara dalam kesempatan khidmat ini adalah Camat Jatibarang, yaitu H. Mardono, SE., M.Si,.
Bagi keluarga besar SMK As-Salaam Jatibarang, upacara peringatan HUT RI ke-81 tingkat kecamatan ini menjadi momen yang sangat istimewa dan membanggakan. Tiga orang siswa terbaik dari SMK As-Salaam Jatibarang mendapatkan kehormatan besar setelah ditunjuk untuk mengemban tugas mulia sebagai bagian dari pasukan pengibar bendera. Ketiga siswa yang terpilih dan menunjukkan dedikasi tinggi tersebut adalah:
Keterlibatan aktif para siswa dalam pasukan pengibar bendera ini merupakan bukti nyata dari keberhasilan pembinaan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang selama ini diterapkan di sekolah. Menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera di tingkat kecamatan bukanlah hal yang mudah, karena memerlukan kesiapan fisik yang prima, mental yang kuat, serta konsentrasi yang tinggi selama proses latihan hingga hari pelaksanaan.
Secara khusus, tanggung jawab yang sangat besar juga diemban oleh salah satu perwakilan siswa SMK As-Salaam Jatibarang, yaitu AHMAD SYIFA SYAEFULLOH. Dalam upacara penting tingkat kecamatan ini, ia dipercaya untuk mengemban tugas sebagai penarik tali bendera. Peran sebagai penarik tali merupakan posisi yang sangat krusial dalam pasukan pengibar bendera, karena membutuhkan ketepatan waktu, konsentrasi penuh, dan keselarasan gerakan agar bendera merah putih dapat berkibar dengan sempurna di puncak tiang tepat pada saat bait terakhir lagu kebangsaan Indonesia Raya selesai dinyanyikan.
Keberhasilan para siswa dalam menjalankan tugas penting ini mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari pihak sekolah, panitia, maupun seluruh peserta upacara yang hadir. Partisipasi aktif dari siswa dan guru SMK As-Salaam Jatibarang dalam upacara peringatan ini diharapkan dapat terus memupuk jiwa nasionalisme, cinta tanah air, serta memperkokoh semangat Bela Negara di kalangan generasi muda, khususnya bagi seluruh warga sekolah di lingkungan Kecamatan Jatibarang.